Halaman login hotspot bisa dibuat sendiri dalam format html. Kalo ingin
lebih gampang bisa langsung mengedit format login yang sudah ada dalam
Mikrotik. File login.html bisa dilihat di dalam Mikrotik. Untuk
mendapatkannya bisa via ftp ke mesi MT (ex: ftp://192.168.1.1) lalu
masuk ke folder hotspot. Kalo pengen mengubah tampilan emages juga
bisa, tinggal edit saja file logbotom.png yang ada dalam folder IMG
(ftp://192.168.1.1/hotspot/img/)
Mikrotik
6 September, 2008
11 April, 2008
Akhirnya pekerjaan demi pekerjaan telah kukerjakan, sampai membuat WDS buat kampus, trus bagi teman yang suka ngotak-ngatik wifi-nya dan tertarik untuk membuat WiFi Repeater, yang tujuannya untuk memperluas area WiFi yang udah ada tanpa menambah urusan dengan kabel.
Teknologinya disebut dengan WDS = Wireless Distribution System, di mana ada 1 WiFi Access Point yang utama dan WiFi Access Point lainnya sebagai repeater/relay.
1. Syarat pertamanya adalah: baik Access Point yang pertama maupun Access point repeater HARUS memiliki/mendukung fitur WDS. Pastikan dulu ttg hal ini!!!
2. Syarat kedua yang harus diperhatikan adalah: Authentication access point yang didukung dalam WDS hanyalah WEP 64/128 bit.
Dan semua Access Point yang terlibat dalam 1 koneksi harus menggunakan konfigurasi WEP yang sama persis.
(lagi…)
16 Februari, 2008
Sering kali, kita ingin menggunakan Mikrotik Wireless untuk solusi point to point dengan mode jaringan bridge (bukan routing). Namun, Mikrotik RouterOS sendiri didesain bekerja dengan sangat baik pada mode routing. Kita perlu melakukan beberapa hal supaya link wireless kita bisa bekerja untuk mode bridge.Mode bridge memungkinkan network yang satu tergabung dengan network di sisi satunya secara transparan, tanpa perlu melalui routing, sehingga mesin yang ada di network yang satu bisa memiliki IP Address yang berada dalam 1 subnet yang sama dengan sisi lainnya.
Namun, jika jaringan wireless kita sudah cukup besar, mode bridge ini akan membuat traffic wireless meningkat, mengingat akan ada banyak traffic broadcast dari network yang satu ke network lainnya. Untuk jaringan yang sudah cukup besar, saya menyarankan penggunaan mode routing.
Berikut ini adalah diagram network yang akan kita set.

![]()

