Puisi


Bagaimana rasanya tersakiti (lagi dan lagi)??

yg jelas ada suatu sensasi yg menjalar dengan cepat dan tegas dalam tiap duran darah..

saat janji tlah terucap..dan saat ternyata janji itu nyaris tak berarti…

apa yg bs dilakukan???

memaafkan kesalahan pertama??

sudah…..

memberi kesempatan kedua?

sudah…….

memaafkan kesalahan kedua??

sudah……

memberi kesempatan ketiga??

sudah……

lalu???

those’re enough 4 me…

why???

org yg bertanggung jawab ga akan melanggar komitmen yg ia ucapkan berkali2..

org yg punya perasaan ga akan ngelakuin kesalahan yg sama berulang kali..

kesempatan…dan kesempatan…lagi2 kesempatan..tanpa kesadaran dan kemauan untuk memperbaiki…

memberi kesempatan merupakan sebuah “kesakitan” tersendiri..

amat sangat tdk mudah memberi kesempatan..

ada rasa marah yg blm reda..

ada luka yg masih menganga..

ada bagian hati yg blm bs menerima..

ada rasa sakit yg masih menghunjam hati…

dan ternyata kesediaan memberi kesempatan itu hampir tak bernilai..

demi Tuhan dan segala ciptaan-Nya, aku tak pernah bermimpi untuk
pergi dari suatu bentuk kehidupan yg telah melekat dalam pautan hariku..

bukan..bukan aku yg ingin pergi..

tp org yg menyia2kan kesempatanlah yg memintaku pergi..

setelah itu semua menjadi kenyataan,aku kembali merasakan sebuah sensasi baru..

sakit..

terluka..

hancur,,,

dan ternyata ‘indah’ ya rasanya,,

‘mengharu biru’…

dan aku menikmatinya dengan segenap kemampuan yg aku punya..

tidak ada alasan untuk menyerah bila telah memutuskan….

Aku bukan seseorang yang sempurna….
Aku hanya seseorang yang berusaha untuk jadi sempurna….
Bukan sempurna dihadapan kalian wahai makhluk Allah….
Tapi aku berusaha sempurna dihadapanNya…

Aku tak akan pernah bisa menjadi Yusuf ….
Aku tak akan pernah bisa menjadi Usman….
Aku tak akan pernah bisa menjadi Ali….
Tapi aku ingin menjadi sedikit…seperti mereka…

Aku ingin menjadi umat yang disayangi Rasulullah SAW…
Aku ingin menjadi makhluk yang dicintai Allah….
Aku ingin menjadi sebaik-baik perhiasan di dunia….

Aku hanya seseorang yang mengharapkan syafaat Baginda Rasulullah…
Aku hanya seseorang yang mengharapkan Ridha Allah SWT..
Semoga Allah mengabulkannya…

Kulepas semua yang kuinginkan
Tak akan kuulangi
Maafkan jika kau kusayangi
Dan bila ku menanti
Pernahkah engkau coba mengerti
Lihatlah kudisini
Mungkinkah jika aku bermimpi
Salahkah tuk menanti
Takkan lelah aku menanti
Takkan hilang cintaku ini
Hingga saat kau tak kembali
Kan kukenang dihati saja
Kau telah tinggalkan hati yang terdalam
Hingga tiada cinta yang tersisa dijiwa
Sayang…..seribu senja kujalani
Dalam penantian bersamamu
Pun tak jua kurasa bosan
Namun tanpa kusadari
Kutelah tinggalkan separuh umurku
Tuk cinta………………
By :
moe2n_710524@yahoo.co.id
26 Januari 2006 Pukul 17:58 Wib

Angan biarkan fajar

Menghalau lelapnya mimpi atas namamu.

Biarkan embun pergi bersama mentari

Atau hanya tinggal tetesannya

Di pucuk daun. Amarah !

Sekedar meminjam waktu yang tak pernah berharap

Meski jujur tak mampu menampung semua

Tangis dan amarahku tentang caramu

Rindu bukan gitar yang mendentingkan

Kekalutan jiwa lewat nada

Resahku juga bukan karena

Bunga yang hampa tanpa aroma. Lelah !

Aku hanya bisa menunggu

Sapamu bersama Sunyi dan Tanya

Kutunggu di batas kesadaranku

Pergilah……….sepi !

Memory brouken heart

By :

moe2n_710524@yahoo.co.id

8 Januari 2006 Pukul 11:08 Wib

Engkau dibisiki bahwa hidup adalah kegelapan
Dan dengan penuh ketakutan
Engkau sebarkan apa yang telah dituturkan padamu
penuh kebimbangan

Kuwartakan padamu bahwa hidup adalah kegelapan
jika tidak diselimuti oleh kehendak
Dan segala kehendak akan buta bila tidak diselimuti pengetahuan
Dan segala macam pengetahuan akan kosong
bila tidak diiringi kerja
Dan segala kerja hanyalah kehampaan
kecuali disertai cinta

Maka bila engkau bekerja dengan cinta
Engkau sesungguhnya tengah menambatkan dirimu
Dengan wujudnya kamu, wujud manusia lain
Dan wujud Tuhan.

:+: Khalil Gibran :+: (1833-1931)

cinta ternyata seperti sarden kalengan
ada expired datenya..
sebaiknya dimakan selagi masanya
klo sudah lewat waktunya
dipaksakan, bisa2 keracunan..
sebaiknya cari lagi sarden lainnya..
bila ada yang bertahan lama, awet
itu mungkin kasih sayang,atau cintanya Tuhan, pastinya

cinta juga seperti pepohonan
bisa tumbuh dimana saja, selama msh menjejak ke tanah..
bisa tumbuh seadanya, ada yg perlu perawatan khusus, ada yg mudah
mati,ada yang kuat ratusan tahun,
semua pohon menghadap matahari..hampir semuanya berbunga indah,
bercabang, mengakar, melindungi, tahan cuaca, bisa jadi tempat untuk
hidup mahluk lainnya..
semua daun pasti layu, tp tumbuh berganti..di pohon yang sama.
semoga cinta kita seperti pohon, walau kadang seperti sarden kalengan..

kekasihku
tawamu mengisi telingaku
senyummu terbayang dimata
hati berdegub merindu
yang pertama dituju
berbagi suka dan duka

sekian lama kita berbagi hidup
cinta tidak juga meredup
bersatu melintas badai
namun bagiku belumlah memadai

saat kau tawarkan sebuah ikatan
wajah terukis senyuman
dan hatiku beranjak menjauh
aku mencintaimu, kasih
tapi tak ingin aku mengikat sauh

mungkin kau pasangan jiwaku
maaf atas bulir air yang mengalir
jangan buang lingkaran besi itu
entah mungkin kapan aku berubah pikir

bila kau ingin pergi…pergilah
cintaku tidak akan berubah dan berkurang