kekasihku
tawamu mengisi telingaku
senyummu terbayang dimata
hati berdegub merindu
yang pertama dituju
berbagi suka dan duka

sekian lama kita berbagi hidup
cinta tidak juga meredup
bersatu melintas badai
namun bagiku belumlah memadai

saat kau tawarkan sebuah ikatan
wajah terukis senyuman
dan hatiku beranjak menjauh
aku mencintaimu, kasih
tapi tak ingin aku mengikat sauh

mungkin kau pasangan jiwaku
maaf atas bulir air yang mengalir
jangan buang lingkaran besi itu
entah mungkin kapan aku berubah pikir

bila kau ingin pergi…pergilah
cintaku tidak akan berubah dan berkurang