Ilmu dan seni pemasaran bukanlah sesuatu yang statis. Ini berarti, dinamis. Maksudnya, apa yang ada atau terjadi saat ini pada pasar sasaran mewarnai serta menuntut adaftasi pemasaran demi eksistensi bisnis. Dulu bisnis didasari revolusi indistri yang berfokus pada skala produksi dengan sasaran efisiensi melalui standarisasi dan penciptaan struktural berkhierarkhi.

Sedangkan dalam keberadaannya saat ini informasi mewabah luas, cepat, dan mudah diperoleh yang mampu memberikan pilihan terbaik pada konsumen. Informasi dari sudut pandang konsumen, menimbulkan serangkaian kepemilikan seperti kecakapan membeli, variasi alternatif produk, kemudahan berinteraksi, dan mampu membuat perbandingan. Pada sisi bisnis juga timbul kemampuan operasionalisasi saluran informasi, database pelanggan, mudah dan cepat berlangsungnya komunikasi internal, kustomisasi penawaran. Kepemilikan dan kemampuan tersebut, ada pada era informasi yang mendorong adaftasi pemasaran.

Melihat dari sudut pandang perekonomian terlebih dahulu. Perekonomian era informasi, dilandasi digitalisasi dan konektifitas, disintermediasi dan reintermediasi, kustomisasi dan kustomerisasi, serta konvergensi industri. Kemudian turun pada hadirnya seperangkat kepercayaan dan praktik bisnis yang berkarakteristik: berbasis segmen pelanggan, fokus nilai hidup pelanggan, memperhatikan stakeholders, setiap orang adalah marketer, membangun merek melalui kinerja yang berkualitas. Lantas adaftasi pemasaran terjadi. Pemasaran bergerak memasuki e-marketing dan e-purchasing. E-marketing merupakan pengelolaan pemasaran berbasis media elektronik khususnya internet sedangkan e-purchasing mengarah pada trindakan pembelian yang dilakukan oleh konsumen maupun pelanggan yang juga secara online. E-marketing dan e-purchasing tidak lain hadir sebagai dampak dari kondisi era informasi. Secara lebih jauh lagi dampaknya pemasaran difokuskan kepada individual konsumen yang menuntut pembentukan basis data pelanggan dan melakukan penggalian data untuk melacak trend, segmen serta kebutuhan dan keinginan individual. Sure, individual marketing is not easy.