Alhamdulilah, akhirnya ku mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT yang takkan terhingga, memberikankan ku amanah yang sangat luar biasa, berat namun harus di jalanin dengan keiklasan dan ketabahan, apa itu ..???

Memberikanku seorang anak laki-laki yang begitu sempurna melalui kandungan istri tercintaku, thanks “ say “ kau telah menjadi seorang ibu, bagi anak – anakku, bertepatan di bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW,pada tanggal 6 Maret 2009 pukul 18.15 menit dikediaman tercinta.. dengan berat badan 3 Kg ( hitungan normal bayi berat normal ), panjang belum diukur karna waktu ngukur bidannya ngak bawa meteren….. he.. he..

Cerita sedikit, lahir pada detik – detik yang menegangkan antara di bawa ke rumah sakit atau tidak, itulah ujian pertama test akan menjadi calon seorang bapak, Ya..Allah berikanlah jawaban yang terbaik bagi istri dan janin yang ada dikandungan istriku…

Akhirnya …melalui rembuk dengan istri dan bidan yang menangganinya “ Ibu Heni “ dengan berbagai tingkat resiko yang tinggi, karna istriku tensi darahnya sangat rendah hanya 80 dan penyakit kepalanya yang membuat bisa tegang, maka kami sepakat untuk membawa ke Rumah Sakit Rujukan “ Jeumpa “ dr. Taufik di Jalan Syarif Abdurrahman arah Kota Baru, dan kami sekeluarga harus siap mengambil resiko itu, apapun yang akan terjadi.

Namun Allah SWT berkata lain, manusia hanya berusaha namun Allah yang menentukan, pada awalnya sekitar pukul 15.00 Wib istri baru pembukaan 3 sambil menunggu Ambulan Puskesmas Jungkat yang masih dalam perjalanan di daerah Peniti,harus menunggu sekitar 1 jam lagi, kedengaran seperti itu, semakin kebingungan kami sekeluarga.

Sambil menunggu mobil, Istriku masih menahan rasa sakit,akhirnya ku sarankan untuk memanggil dukun beranak,kami memanggilnya “ Wak Bik “ wak bik merupakan dukun beranak yang telah professional dan telah didik dan pembinaan oleh para bidan puskesmas.

Tak tahu apa yang terjadi setelah di otak – atik badan badan istriku, ternyata sekitar pukul 5 sore sudah draktis pembukaan terakhir dan siap jabang bayi untuk menghirup udara segar, dan akhirnya melalui perjuangan yang keras dan dorongan semua orang yang disekelilingnya, Allhamdulilah istriku melahirkan tepat pukul 18.15 wib didalam dekapanku…

Semua menangis dengan kegembiraan…

Anaku.. Selamat Datang, pada hari ini tanggal 6 Maret 2009 pukul 18.15 Wib di Jungkat, ku sambut di kau dengan tangis dan kesenangan… dan ku berikan mahkota keturunanku.. « Muhammad Zaky Ibnu Ghofur «.