Selasa, 9 Juni 2009

Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan sore ini hanya membutuhkan tujuh poin untuk bisa menyentuh level 2.100. Namun, pergerakan IHSG tersandung indeks saham kawasan regional yang terkoreksi.

Di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Selasa (9/6/2009), IHSG ditutup menguat 36,647 poin atau naik 1,78 persen ke level 2.093,294. Indeks LQ45 yang ditutup naik 7,445 poin ke posisi 411,281 dan Jakarta Islamic Indeks (JII) juga menguat 4,716 poin ke posisi 335,916.

Sementara, pergerakan bursa di Asia Pasifik, cenderung bergerak memerah, seperti indeks Nikkei 255 melemah sebesar 78,81 poin atau melemah 0,80 persen ke posisi 9.786,82. Indeks Shanghai Composite di China berhasil menguat tipis 19,551 poin ke posisi 2.787,887. Sementara itu indeks Hang Seng melemah tembus 194,90 poin ke posisi 18.058,49 dan indeks Straits Times Singapura menguat 11,05 poin ke level 2.344,75.

Di lantai pasar modal Tanah Air, nilai perdagangan tercatat sebanyak 7,254 miliar lembar saham senilai Rp4,396 triliun. Sedangkan total frekuensi mencapai 108.272 kali transaksi. Terdapat 137 saham yang menguat, 64 saham melemah, dan 64 saham terpantau stagnan.

Saham-saham yang ditutup menguat atau top gainer, antara lain PT Goodyear Indonesia Tbk (GDYR) naik Rp1.100 ke posisi Rp7.000, PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp1.000 ke posisi Rp24.700, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp400 ke posisi Rp11.500, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) naik Rp300 ke posisi Rp4.475, dan PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) naik Rp270 ke posisi Rp2.050.

Saham-saham yang ditutup melemah atau top loser, antara lain PT Bank Danamon Tbk (BDMN) turun Rp200 ke posisi Rp4.600, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp200 ke posisi Rp18.700, PT Excelcomindo Pratama Tbk (EXCL) turun Rp100 ke posisi Rp1.200, dan PT PP London Sumatera Tbk (LSIP) turun Rp100 ke posisi Rp6.900. (css) (rhs)

Iklan